sumber gambar; www.m.cuplik.com
Tapak kaki ku
menginjak resah dilebatnya hujan…
Ku coba melangkah
namun gelisah…
Hari-hari tiada
satu pun indah…
Resah gelisah
tentang hidup lemah…
Ku Tanya awan
dikegelapan malam…
Mengapa kau halangi
sinar rembulan…?
Petir-petir
membentuk pantai…
Melumat baris
pelangi permai…
Citra ku tertutup
awan…
Ku Tanya lagit…,
membisu…
Tuhan…
Terangi jalan hidup
ku…
Dunia ini makin tua
tambah resah…
Di balik layar
megah
Teguhkan iman…,
kuatkan hati…
Dalam menunjukkan
jalan kebenaran…
Bagai Ibrahim memilih
memotong berhala daripada memotong kepala raja Namrud…
Aku hanya bisa
mengeja…
Namun tak mampu
memberi makna…
Sebab Cinta-Mu…
Mencakup semua
makna…
Kan ku tantang
hidup…
walau dalam kemelut…
By: Selamet Subroto.

Posting Komentar